:: Hot News

Bersiap Menghadapi Krisis 2011
Posted On : 23-11-2010
View : 1875 times

ParthenonManusia Cepat Lupa

Judul Hot News diatas tidak bermaksud menakut-nakuti. Mei lalu terjadi krisis keuangan di Yunani. Meskipun sudah dikucuri bantuan oleh Uni Eropa, tidak banyak membantu. Baru-baru ini rakyatnya marah, karena untuk memperbaiki situasi pemerintahnya mengurangi gaji pegawai dan menaikkan pajak. Minggu lalu dunia dikejutkan dengan krisis keuangan yang terjadi di Irlandia, yang juga anggota Uni Eropa. Para pemimpin di Eropa kuatir krisis ini akan menular ke Portugal dan Spanyol yang hutangnya sudah banyak.

PropertySumber penyebab krisis keuangan di Irlandia adalah sektor property. Demikian pula di Yunani. Krisis global yang berawal dari tumbangnya lembaga-lembaga keuangan AS di tahun 2008 juga berasal dari sektor property. Krisis yang menghantam Indonesia, Thailand, Korea Selatan, Malaysia dan Filipina di tahun 1997 juga sama penyebabnya. Ada pribahasa "Keledai (yang diasosiakan binatang terbodoh) tidak akan terjatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya". Manusia cepat lupa, dan jatuh ke lubang yang sama berkali-kali.  Kini di Jakarta, kemanapun Anda pergi selalu disodori brosur perumahan, apartemen dan ruko baru. Mall-mall baru bermunculan untuk mengalahkan kemegahan mall-mall sebelumnya. Dan lokasinya pun sangat berdekatan, sebelah menyebelah, sehingga jika tidak waspada, kita yang mengendarai mobil bisa salah masuk. Mall-mall yang sudah sepi, mau diapakan? Pinjaman pengembangnya akan menjadi kredit macet di bank.

Akibatnya bagi kita

dominoJaringan perdagangan, keuangan dan ekonomi negara-negara dunia sudah saling berkait. Jika ada yang flu (apalagi negara besar), yang lain akan kena pilek atau batuk. Krisis Yunani dan Irlandia akan mempengaruhi ekonomi negara-negara Eropa lain. Gilirannya perdagangan Eropa dengan AS, China dan Jepang akan terpengaruh. Perusahaan-perusahaan Indonesia yang banyak mengekspor pasti akan terganggu kegiatannya, dan efeknya menjalar ke perusahaan-perusahaan rekanan mereka. Semuanya kena! Hanya berbeda cepat-lambat dan besar-kecilnya efek. Memang seharusnya ada pihak yang bisa disalahkan. Tapi, ini tidak bisa mengubah keadaan. Anda dan saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah timbulnya krisis, kitapun tidak bisa menghindari krisis. Yang bisa kita lakukan adalah melakukan persiapan untuk mengatasi akibat yang mungkin mendatangi kita.

Melihat masalah sebagai peluang

Bagi orang yang mau berpikir dan bersikap positif, masalah bukanlah malapetaka, tapi sinyal untuk melakukan perbaikan atau perubahan. Setiap kali ada krisis, yang paling tidak berdaya adalah karyawan. Setiap saat PHK bisa terjadi. Jika Anda seorang karyawan, dan setiap krisis selalu membuat Anda cemas dengan keamanan pekerjaan, ada baiknya Anda memikirkan dan mempersiapkan diri untuk mempunyai bisnis sendiri. Anda bisa memulai bisnis tanpa harus berhenti dari tempat kerja sekarang, jika itu bisa dilakukan oleh anggota keluarga atau mempekerjakan karyawan. Jika itu yang Anda lakukan, maka krisis merupakan berkat yang "memaksa" Anda untuk memiliki bisnis sendiri. Mengapa dan bagaimana memulai bisnis sendiri bisa Anda baca di buku saya "Kiat Banting Setir dari Karyawan menjadi Pebisnis" (tersedia di seluruh toko buku Gramedia)

umbrellaJika Anda pemilik atau pimpinan perusahaan, saatnya untuk mengevaluasi dan memperbaiki keadaan perusahaan agar bisa lebih tahan menghadapi krisis. Perusahaan yang mampu bertahan di saat krisis, bisa berkembang lebih cepat pada saat keadaan semakin membaik. Evaluasi pengeluaran, kurangi yang tidak penting. Evaluasi penjualan dan inventori, hapus jenis-jenis barang yang kurang laku, tambah jenis barang baru. Perkuat lini penjualan. Tingkatkan kemampuan karyawan. Tingkatkan hubungan dengan pelanggan-pelanggan penting.

Dua tahun lalu saya menulis di kolom Hot News ini beberapa artikel yang masih relevan dengan keadaan sekarang: Perusahaan mana yang paling aman untuk berkarir (19-09-08), Bersiap menghadapi kemungkinan terburuk (27-11-08), Kapan krisis berakhir (18-12-08) dan Menghadapi seleksi alam (14-04-09). Kita tidak mampu mencegah krisis eksternal, tapi kita bisa memanfaatkannya untuk perbaikan internal.

Salam Brilian!

Jim Mintarja, Founder & Master Coach 'ACME International'

 

 

Artikel sebelumnya :

• Belajar dari Mandela
• Pergaulan Mengubah Diri Anda
• Bersikap Dewasa
• Integritas sebagai Cermin Diri Anda
• Jika Bisa Memimpin Kuda, Anda Bisa Memimpin Orang
• Hindari Jerat-Jerat Kehidupan
• Jangan Sia-Siakan Waktu Tersisa
• Bakat Saja Tidak Cukup
• Anda Layak menjadi Pemimpin?
• Anak Belajar dengan Kasih
• Memberdayakan Orang Terbaik
• Jangan Pusingkan UN
• Saatnya untuk Berani Memulai
• Dibalik Runtuhnya Japan Airline
• Kekuatan dari Kasih & Kebersamaan
• Karakter Lebih Penting daripada Reputasi
• Jalan Aman Menuju Sukses
• Belajar dari Orang Sukses
• Faktor Utama Menuju Sukses
• Anda Bisa Ikut Membangun Dunia yang Lebih Baik
• Kehidupan Sukses yang Seimbang
• Mengembangkan Jiwa Entrepreneurship
• Menghadapi Seleksi Alam
• Solusi di Masa Krisis
• Menjadi Bangsa yang Semakin Dewasa
• Pikir dahulu keuntungan, sesal kemudian tak berguna…
• Kapan Krisis Berakhir?
• Bersiap Menghadapi Kemungkinan Terburuk
• Berkompetisi dengan Sehat
• Menciptakan Peluang dari Badai Krisis
• Pengusaha yang tidak beretika
• Perusahaan mana yang paling aman untuk berkarir?
• Semangat Pantang Menyerah
• Bangsa yang Ingin Berubah
• Bangsa Berkarakter Unggul