:: FAQ

Apakah baik memperkenalkan enterpreneurship kepada anak-anak?
View : 823 times

Sangat baik. Sistim pendidikan formal kita tidak mendidik orang menjadi entrepreneur, tetapi lebih menjadi "karyawan yang baik". Kenapa demikian? Karena perancang pendidikan dan pengajarnya bukan enterpreneur. Mereka adalah pegawai.

Memperkenalkan enterpreneurship akan memberikan alternatif profesi kepada remaja kita. Setiap orang memiliki keunikan dan minat sendiri. Sekelompok orang cocok menjadi karyawan, sekelompok lagi cocok menjadi pekerja mandiri (seperti dokter, pengacara, arsitek, konsultan, artis, pemusik), sekelompok lagi cocok menjadi pengusaha, terutama yang berjiwa kreatif, mandiri dan ingin kebebasan.

Seorang pengusaha tentu mudah memperkenalkan dan mengajarkan entrepreneurship kepada anaknya. Anaknya pun dengan mudah "tertular" kewirausahaan, karena dibesarkan dalam lingkungan keluarga bisnis.

Bagi Anda yang non pengusaha, tentu lebih sulit, karena diri Anda bukan contoh yang tepat.  Namun Anda juga bisa memperkenalkan enterpreneurship kepada anak Anda dengan menjelaskan kelebihan dan kekurangan setiap profesi: sebagai pegawai, sebagai pekerja mandiri dan pengusaha. Berikan contoh-contoh orang yang sukses pada ketiga bidang profesi ini. Jika dia "suka" menjadi pengusaha, buku-buku mengenai bidang ini banyak tersedia; dan sekali-sekali ajaklah dia ke seminar enterpreneurship. Jika ada, mintalah teman Anda yang sudah menjadi pengusaha sukses untuk menjelaskannya kepada anak Anda. Biarlah anak Anda yang memilih mana yang lebih cocok baginya.

Untuk informasi tambahan Anda bisa lihat "program seminar dan workshop" Entrepreneurship kami

 

Jim Mintarja, Founder and Master Coach of ACME Success International