:: Hot News

Perusahaan mana yang paling aman untuk berkarir?
Posted On : 19-09-2008
View : 2617 times

Majalah Business Week (Indonesia) edisi 24 Septembere 2008 membahas topik 'Tempat Terbaik Untuk Berkarir' sebagai berita utama. Menurut hasil survey ada 50 perusahaan yang paling diminati oleh lulusan-lulusan terbaik dari universitas-universitas ternama di berbagai negara. Senin tanggal 15 September 2008, perusahaan jasa keuangan dan investasi nomor 4 terbesar di AS menyatakan diri bangkrut, sehingga 26.200 karyawannya kehilangan pekerjaan. Ironisnya... Lehman Brothers berada di peringkat 29 dari daftar perusahaan terbaik untuk meniti karir.

Lehman Brothers yang didirikan di Alabama-AS oleh tiga Lehman bersaudara 158 tahun yang lalu harus berakhir dengan tragis menyusul 'almarhum' perusahaan keuangan dan investasi papan atas lainnya Bear Stearns, Northern Rock, Fannie Mae dan Freddie Mac yang bangkrut beberapa bulan lalu. Merrill Lynch juga sedang mengalami masalah, dan mungkin bisa 'selamat' jika jadi diakuisisi oleh Bank of America. Banyak perusahaan keuangan raksasa yang kini seperti "telur diujung tanduk".

 

 

 

Mengapa perusahaan besar dengan reputasi hebat bisa tumbang?

Semua perusahaan berlomba-lomba mau menjadi besar dan menjadi terbesar. Pemegang sahamnya ingin mendapatkan keuntungan semakin besar, baik dari dividen maupun dari kenaikan nilai saham. ‘Klop' dengan eksekutif-nya yang ingin dibayar makin mahal dan ingin menunjukkan kepiawaian mereka membesarkan perusahaan. Banyak yang tergiur membesarkan perusahaan dengan cara cepat dan dengan angka yang menakjubkan. Hasil yang besar memerlukan pengorbanan yang besar. Satu keputusan strategis yang salah oleh pimpinan bisa menghancurkan hasil kerja keras sepanjang hidup perusahaan. Nasib ratusan hingga puluhan ribu pekerja tergantung pada satu atau beberapa orang eksekutif.

Pelajaran apa yang bisa dipetik dan apa yang harus dilakukan?

  • Tidak ada tempat kerja yang aman. Perusahaan tempat Anda bekerja bisa bangkrut, diakuisisi atau dijual oleh pemiliknya. "Nasib" karir Anda berada di tangan orang lain.
  • Tempat teraman ada pada diri Anda sendiri. Jangan menjadi karyawan bermental pegawai, karyawan tipe "8-5-30": datang jam delapan, pulang jam lima, dan gajian tanggal 30! Jadilah karyawan berjiwa entrepreneur:
  • Bekerja se-olah2 Andalah pemilik perusahaan
  • Menyenangi pekerjaan yang dilakukan
  • Jangan membatasi diri hanya pada Job Description
  • Tertarik memahami atau mempelajari bidang lain
  • Selalu kreatif menciptakan nilai lebih
  • Berinisiatif untuk menjadi lebih baik
  • Menyiapkan diri menerima tugas yg lebih besar

Sebagai karyawan yang berjiwa entrepreneur, Anda akan dibutuhkan dimana-mana. Mudah mendapatkan pekerjaan dimanapun. Dan... Anda sudah memiliki karakter calon pengusaha sukses. Jadikanlah diri Anda menjadi "perusahaan" yang paling aman untuk karir Anda, apakah sebagai profesional atau pengusaha.

Artikel sebelumnya :

• Belajar dari Mandela
• Pergaulan Mengubah Diri Anda
• Bersikap Dewasa
• Integritas sebagai Cermin Diri Anda
• Jika Bisa Memimpin Kuda, Anda Bisa Memimpin Orang
• Hindari Jerat-Jerat Kehidupan
• Jangan Sia-Siakan Waktu Tersisa
• Bersiap Menghadapi Krisis 2011
• Bakat Saja Tidak Cukup
• Anda Layak menjadi Pemimpin?
• Anak Belajar dengan Kasih
• Memberdayakan Orang Terbaik
• Jangan Pusingkan UN
• Saatnya untuk Berani Memulai
• Dibalik Runtuhnya Japan Airline
• Kekuatan dari Kasih & Kebersamaan
• Karakter Lebih Penting daripada Reputasi
• Jalan Aman Menuju Sukses
• Belajar dari Orang Sukses
• Faktor Utama Menuju Sukses
• Anda Bisa Ikut Membangun Dunia yang Lebih Baik
• Kehidupan Sukses yang Seimbang
• Mengembangkan Jiwa Entrepreneurship
• Menghadapi Seleksi Alam
• Solusi di Masa Krisis
• Menjadi Bangsa yang Semakin Dewasa
• Pikir dahulu keuntungan, sesal kemudian tak berguna…
• Kapan Krisis Berakhir?
• Bersiap Menghadapi Kemungkinan Terburuk
• Berkompetisi dengan Sehat
• Menciptakan Peluang dari Badai Krisis
• Pengusaha yang tidak beretika
• Semangat Pantang Menyerah
• Bangsa yang Ingin Berubah
• Bangsa Berkarakter Unggul